Inilah 3 Sumber Bahan Pangan Masa Depan

Kesehatan - Sumber Bahan Pangan Masa Depan | Permintaan pangan diperkirakan meningkat sekitar 70 persen pada 2050. Untuk memenuhi kebutuhan itu, revolusi hijau difokuskan untuk membantu petani kecil. Kiranya tanaman pangan yang diproduksi dan dikembangkan dalam skala kecil itu akhirnya bakal berdampak signifikan sebagai sumber pangan.
Inilah 3 Sumber Bahan Pangan Masa Depan
shutterstock.com
Inilah tiga sumber pangan yang bakal jadi priomadona di masa depan sebagaimana dipaparkan National Geograpic.

Kacang arab

Kacang chickpea atau kacang arab yang kaya protein tumbuh di lebih dari 50 negara mulai dari Mediterania hingga Asia Selatan. Jenis kacang ini juga memperkaya tanah dengan nitrogen, sehingga para petani mampu mengurangi pemakaian pupuk. 

Varietas gres kacang arab, yang dikembangkan biar dapat tumbuh di kondisi yang lebih keras dan dapat memberantas amis daun, memungkinkan para petani di Asia dan Afrika meningkatkan hasil panen mereka. Kacang arab juga kaya kandungan nutrisi. Kandungan proteinnya lebih dari dua kali protein jagung. Sementara kandungan seratnya  lebih dari empat kali serta beras merah.  

Serangga

Serangga merupakan penganan yang bergizi. Jumlahnya pun melimpah dan seringkali renyah. Belalang, kumbang badak, dan rayap hanya sebagian dari lebih dari seribu spesies serangga yang dimakan di seluruh dunia. Kebanyakan dicari di alam liar. Tetapi seiring peningkatan harga pangan, peternakan serangga mungkin akan menjadi industri yang berkembang pesat.    

Kentang

Bentuknya memang sederhana. Tetapi kentang merupakan sumber karbohidrat sehingga mampu menjadi makanan pokok pengganti nasi, roti, atau sagu. Sebagai produsen kentang terbanyak di dunia, Cina sedang memgembangkan benih kentang bebas penyakit dan varietas-varietas gres yang diubahsuaikan untuk aneka macam iklim dikala populasinya bertambah.

Sumber: kompas

Belum ada Komentar untuk "Inilah 3 Sumber Bahan Pangan Masa Depan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel